Memasuki fase Makanan Pendamping ASI (MPASI), orang tua sering kali merasa tertantang untuk menyajikan menu yang tidak hanya bergizi tinggi tetapi juga menu yang mudah untuk diolah di tengah kesibukan sehari–hari. Apa itu Solusi terbaiknya? Jawabannya ialah abon ikan kembung tempe. Menu ini bisa menjadi pilihan terbaik mengapa demikian? Karena kombinasi ikan kembung yang kaya omega-3 dan tempe sebagai protein nabati mampu mendukung kecerdasan otak serta pertumbuhan fisik bayi secara optimal.
Pembuatan abon ikan ini bisa dilakukan di mana saja, langsung dari dapur rumah anda dengan peralatan yang sederhana. Kapan sebaiknya menu ini disajikan? Tentu saja menu ini sangat cocok sebagai stok lauk darurat saat anda tidak sempat memasak menu segar di pagi hari. Lantas bagaimana cara mengolah abon ikan kembung tempe agar teksturnya sesuai untuk MPASI dan rasanya tetap lezat? Simak ulasan lengkap berikut ini.
Mengapa Ikan Kembung dan Tempe?
Sebelum masuk ke tahap pembuatan abon ikan kembung tempe, penting untuk mengetahui kandungan nilai gizi dari kedua bahan utama ini. Banyak orang beranggapan ikan salmon adalah sumber terbaik omega-3, nyatanya ikan kembung juga memiliki kandungan omega-3 yang tidak kalah tinggi. Menurut Irmawan (2009) omega-3 dan omega-6 banyak terkandung pada ikan kembung yang baik bagi pencegahan penyakit dan kecerdasan otak. Data dari Kementerian Kesehatan RI juga mengatakan hal serupa bahwa ikan kembung memiliki kandungan omega-3 yang cukup tinggi, bahkan seringkali lebih terjangkau dan segar di pasar lokal.
Sedangkan tempe di sisi lain, mengandung probiotik dan zat besi yang sangat dibutuhkan untuk mencegah anemia pada bayi. Mencampurkan keduanya dalam bentuk abon menciptakan tekstur yang mudah dikunyah (melt-in-mouth) dan aroma yang menggugah selera tanpa perlu banyak penyedap rasa buatan.
Bahan–Bahan Yang Diperlukan
Untuk membuat sekitar 1 toples ukuran 350 gram abon ikan kembung tempe, Anda Memerlukan:
Bahan Utama :
- 1 ½ kg Ikan Kembung Banjar segar
- 200 gram tempe kualitas bagus
Bumbu Halus :
- 11 butir bawang merah
- 9 siung bawang putih
- 1cm jahe
- 3cm lengkuas
- 1sdm air asam jawa
- Sejumput garam
- Secukupnya air untuk mengukus ikan
Bumbu Cemplung :
- ½ sdt bubuk kunyit
- 1sdm ketumbar bubuk
- 1sdt garam
- 2sdt gula pasir
- 1sdt kaldu jamur
- 1 batang daun sereh di geprek
- 2 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
Langkah–Langkah Pembuatan
- Persiapan Ikan dan Tempe
Langkah pertama, cuci bersih ikan dan lumuri dengan air asam jawa dan garam diamkan selama 10 menit, Lalu bilas dengan air mengalir. Setelah mencuci ikan, potong tempe menjadi beberapa bagian agar tidak memakan tempat saat dikukus bersama ikan kembung. Setelah itu kukus ikan kembung dan tempe diatas air mendidih selama 20 menit. Ikan kembung sebaiknya dikukus dengan irisan jahe untuk menghilangkan bau amis. Setelah matang, angkat dan pisahkan daging ikan dari tulang-tulangnya dengan sangat teliti. Lalu hancurkan daging ikan kembung dan tempe menggunakan chopper hingga berbutir halus.
- Mempersiapkan dan Menumis Bumbu
Haluskan semua bahan bumbu halus. Lalu tumis bumbu halus bersama daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas, dengan menggunakan sedikit minyak kelapa atau minyak apapun yang anda punya di rumah hingga harum. Pastikan bumbu benar-benar matang agar abon tidak mudah basi.
- Memasak Abon
Masukkan campuran ikan kembung yang sudah dihaluskan dan tempe ke dalam wajan berisi bumbu lalu aduk rata. Lalu tambahkan bumbu cemplung masak dengan api kecil. kunci utama abon yang tahan lama Adalah kesabaran dalam proses pengeringan. Aduk terus secara konsisten agar tidak gosong di bagian bawah.
- Proses Pengeringan
Teruskan aduk hingga tekstur ikan dan tempe menjadi kering, ringan, dan berwarna coklat keemasan. Proses ini biasanya memakan waktu 45-60 menit tergantung kadar air dalam bahan. Jika sudah kering sempurna, angkat dan tiriskan sisa minyak jika ada (bisa menggunakan tisu dapur).
Tips Penyimpanan dan Penyajian
Setelah matang, biarkan abon benar–benar dingin di suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam toples atau wadah kedap udara lainnya. Abon ikan kembung tempe ini bisa bertahan hingga 2–4 minggu di suhu ruang dan dapat lebih lama jika disimpan dalam kulkas. Untuk penyajian MPASI, anda cukup menaburkan 1-2 sendok makan abon di atas bubur hangat atau nasi tim si kecil. Sangat praktis bukan? Anda tidak perlu lagi khawatir menyiapkan menu MPASI di pagi hari, karena stok protein berkualitas sudah tersedia di meja makan.
Membuat abon ikan kembung tempe sendiri di rumah dapat menjamin kebersihan dan kualitas bahan yang masuk ke tubuh buah hati anda. Dengan biaya yang ekonomis, anda bisa memberikan asupan gizi setara dengan protein mahal. Selamat mencoba di dapur kesayangan Anda!
Referensi :
- Abon Ikan Kembung Homemade | Cookpad
- Status Perikanan Ikan Kembung di Kabupaten Barru (2009), Laporan Penelitian Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya Malang.
- Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2017 | Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.
- Panduan Praktis MPASI | Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
- Studi Tentang Asam Lemak Omega-3 dari Bagian-bagian Tubuh Ikan Kembung Laki-laki (Rastrelliger kanagurta) (2004). Journal Institut Pertanian Bogor


