Stop! 5 Makanan Ini Berbahaya Jika Dipanaskan Berulang

Memanaskan kembali makanan yang masih tersisa sering dijadikan pilihan khususnya oleh ibu rumah tangga untuk meringankan pekerjaan rumah tangga mereka. Namun, terdapat beberapa jenis bahan makanan yang tidak disarankan untuk dipanaskan ulang karena dapat mengubah kandungan gizi yang ada pada bahan makanan tersebut. Bahkan, memanaskan ulang beberapa jenis bahan makanan justru dapat menyebabkannya menjadi beracun. Adapun beberapa bahan makanan yang berbahaya jika dipanaskan berulang, antara lain:

1. Nasi

nasi
Sumber: Freepik

Memanaskan ulang nasi dapat menimbulkan bahaya bahkan berpotensi menyebabkan keracunan apabila caranya tidak tepat. Nasi yang telah dimasak akan mengandung spora bakteri Bacillus cereus yang tahan akan panas. Apabila nasi tidak segera didinginkan dan disimpan di suhu rendah (lemari es), maka akan menyebabkan berkembangnya bakteri ini. Toksin yang dikeluarkan oleh bakteri  Bacillus cereus tidak akan hilang walaupun nasi dipanaskan ulang, akibatnya apabila dikonsumsi akan menimbulkan gejala keracunan seperti diare, sakit perut, demam, dan muntah.

Untuk mencegah hal ini terjadi, hal yang perlu diperhatikan adalah cara penyimpanan dan pemanasan ulang nasi. Sesaat setelah matang, nasi harus segera didinginkan dan disimpan di suhu dingin. Apabila ingin dikonsumsi kembali, panaskan ulang nasi hingga suhu di atas 70℃  sebelum dikonsumsi. Cara ini dapat meminimalkan resiko terjadinya keracunan karena bakteri Bacillus cereus pada nasi tidak berkembang.

2. Sayuran Hijau

sayuran-hijau
Sumber: Freepik

Bahan makanan selanjutnya yang tidak boleh dipanaskan ulang adalah sayuran hijau seperti bayam, kale, seledri, dan kangkung. Alasan sayuran hijau tidak boleh dipanaskan ulang karena kandungan nitratnya yang tinggi. Kandungan nitrat ini akan berubah menjadi nitrit ketika dipanaskan kembali. Nitrit bersifat beracun dan dapat berubah lagi menjadi senyawa nitrosamin yang bersifat karsinogenik dan memicu terjadinya kanker. 

Selain kandungan nitratnya yang tinggi, sayuran hijau juga tinggi akan kandungan zat besi. Memanaskan ulang makanan yang mengandung zat besi dapat menyebabkan terjadinya oksidasi zat besi. Proses ini menghasilkan senyawa beracun yang dapat merusak hemoglobin di dalam darah sehingga asupan oksigen di dalam tubuh menjadi terganggu. 

3. Telur

telur
Sumber: Freepik

Telur merupakan salah satu sumber protein hewani dengan kandungan asam amino esensial yang paling lengkap. Namun, telur yang dipanaskan ulang justru dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan, kandungan protein yang tinggi pada telur membuatnya mengandung banyak nitrogen. Kandungan nitrogen inilah yang berbahaya jika dipanaskan berulang karena dapat teroksidasi dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Selain itu, memanaskan kembali telur yang sudah matang juga dapat menghancurkan nutrisi penting yang ada di dalamnya.

4. Minyak

minyak
Sumber: Freepik

Menggunakan minyak secara berulang tentunya sudah sering dilakukan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Padahal minyak termasuk salah satu bahan yang tidak boleh dipanaskan ulang. Hal ini dikarenakan, ketika dipanaskan ulang minyak akan membentuk aldehid yang kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker dan berbagai penyakit degeneratif lainnya. Larangan untuk memanaskan ulang minyak juga berlaku untuk minyak sayur goreng seperti minyak zaitun, minyak jagung, minyak kanola, dan minyak sayur lainnya. Minyak sayur yang dipanaskan ulang, akan menghasilkan asam lemak berupa 4-hydroxy-trans-2 nonenal (HNE) yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan syaraf. Sama seperti poin sebelumnya, makanan yang digoreng juga tidak disarankan untuk dipanaskan ulang karena kemungkinan besar masih memiliki kandungan minyak di dalamnya.

5. Daging Olahan

daging-olahan
Sumber: Freepik

Daging olahan seperti sosis, ham, dan daging kerap dijadikan pilihan sebagai lauk karena kandungan proteinnya yang tinggi dan proses penyajiannya yang tergolong praktis dan singkat. Namun ternyata, memanaskan ulang daging olahan dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan. Hal ini tidak terlepas dengan kandungan protein dan sodium nitritnya yang tinggi. Apabila dipanaskan ulang, kedua senyawa ini dapat berubah menjadi nitrosamin. Senyawa ini berbahaya karena bersifat karsinogenik yang dapat memicu terjadinya kanker. Untuk dapat mengurangi terjadinya risiko ini, ApleFriends dapat memanaskan ulang daging olahan menggunakan suhu 70℃ selama 20 menit. 

Itulah bahan makanan yang sebaiknya tidak dipanaskan berulang karena dapat menimbulkan berbagai risiko gangguan kesehatan. Selain bahan makanan diatas, bahan makanan lain juga sebaiknya langsung dihabiskan setelah dimasak. Hal ini dikarenakan, tidak dapat dipungkiri bahwa pemasakan menggunakan api secara berulang pasti akan mempengaruhi kandungan gizi yang ada pada bahan makanan.  Oleh karena itu, ada baiknya selalu memasak makanan sesuai dengan kebutuhan agar tidak terdapat makanan sisa yang dipanaskan ulang.

Baca Juga: Food Dehydrator: Alat Pengering Makanan Tanpa Ubah Kandungan Gizi

Referensi

Editor: Eka Putra Sedana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *