Kedelai merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung asam amino esensial untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan dan perbaikan jaringan baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Protein kedelai telah terbukti mendukung kebutuhan kesehatan sepanjang siklus hidup sebagai sumber protein rendah lemak, bebas kolesterol, dan bebas laktosa. Dari segi efektivitas nutrisi dan manfaat kesehatan, protein kedelai merupakan salah satu bahan yang paling banyak diteliti karena menawarkan berbagai manfaat bagi konsumen. Bentuk protein kedelai yang paling terkonsentrasi yang tersedia secara komersial adalah Isolate Soy Protein (ISP). Yuk kita bahas!
Apa Itu Isolate Soy Protein (ISP)?
Isolated Soy Protein (ISP) merupakan produk dari kedelai dengan kandungan protein paling tinggi yaitu 90-95% dari bahan kering yang diperoleh dengan mengekstraksi protein larut dan menghilangkan bahan non-protein (lemak dan karbohidrat). ISP diketahui tidak mengandung lemak atau rendah lemak.
Profil Gizi Isolate Soy Protein (ISP)

Produk protein kedelai ini memiliki nilai PDCAAS (Protein Digestibility Corrected Amino Acid Scores) atau kemudahan daya cerna protein yang serupa dengan susu atau telur, dan lebih tinggi daripada protein tumbuhan lainnya. Komponen penting lainnya yang ditemukan dalam kedelai meliputi polisakarida, fosfolipid, vitamin, mineral, oligosakarida, dan isoflavon.
Komposisi asam amino dalam protein kedelai dari produk tepung, konsentrat, dan isolat (ISP) diketahui dapat memenuhi kebutuhan untuk individu berusia 2 tahun ke atas (FAO/WHO). Beberapa asam amino dalam ISP, yaitu arginin, leusin, fenilalanin, bahkan lebih tinggi dibandingkan produk kedelai lainnya. Asam amino ini penting untuk meningkatkan sistem imun dan membentuk antibodi.
Manfaat Isolate Soy Protein (ISP)
Protein adalah nutrisi utama untuk perbaikan jaringan dan pertumbuhan dalam tubuh. Kecukupan protein sangat penting selama masa pertumbuhan pesat, seperti masa bayi, anak-anak, dan remaja. Protein dalam ISP memiliki manfaat lainnya yaitu :
1. Menjaga kesehatan Otot
Protein adalah komponen nutrisi yang diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan kekuatan otot. Berbagai bukti klinis telah menunjukkan bahwa protein kedelai dapat membantu orang yang berlatih kebugaran mencapai pertumbuhan otot yang signifikan. Protein kedelai adalah protein berkualitas tinggi dan lengkap yang menyediakan asam amino esensial yang diperlukan untuk sintesis protein dalam otot dan jaringan lain. Oleh karena itu, protein kedelai dapat digunakan secara efektif untuk pemeliharaan, perbaikan,dan sintesis protein otot rangka sebagai respons terhadap olahraga.
2. Menjaga berat badan ideal dan rasa kenyang lebih lama
Protein dalam diet berperan sebagai makronutrien yang paling mengenyangkan. Seperti protein berkualitas tinggi lainnya, protein kedelai memiliki efek mengenyangkan. Suatu sifat yang memungkinkan makanan menjadi lebih memuaskan dan mendukung pengurangan asupan energi harian, sehingga membantu ApleFriends menjaga berat badan.Â
Protein berkualitas tinggi, seperti kedelai, telah terbukti dapat menekan nafsu makan dengan merangsang pelepasan cholecystokinin, yang mengatur rasa kenyang dan pengosongan lambung. Protein kedelai dan protein berbasis hewan sama-sama mendukung penurunan berat badan dan pemeliharaan berat badan sebagai bagian dari diet rendah kalori, namun, protein kedelai menawarkan manfaat lainnya seperti pemeliharaan kadar glukosa darah dan risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular.
3. Menjaga kesehatan kardiovaskular
Kesehatan kardiovaskular dan kesehatan jantung sangat penting bagi individu yang aktif, serta untuk mendukung kualitas hidup yang lebih baik. Protein kedelai dapat menurunkan kolesterol LDL. Penelitian juga menemukan bahwa penggantian protein daging atau susu dengan 13 g protein kedelai per hari dapat menurunkan kolesterol LDL.
Produk dengan Isolate Soy Protein (ISP)
ISP merupakan sumber protein ekonomis yang dapat digunakan sebagai alternatif protein hewani dan susu untuk meningkatkan nilai gizi berbagai produk makanan. Produk protein kedelai digunakan dalam berbagai makanan, seperti salad dressing, sup, snack bar, daging analog, keju, non-dairy cream, frozen dessert, roti, sereal sarapan, pasta. Pastikan ApleFriends membaca komposisi produk untuk mengetahui kandungan ISP pada produk-produk yang akan dikonsumsi.
Baca Juga: Tips Konsumsi Makanan dari Kedelai untuk Penderita Asam Urat
Referensi
- Soy Protein: Impacts, Production, and Applications (2017), Sustainable Protein Sources
- The effects of isolated soy protein, isolated soy isoflavones and soy protein containing isoflavones on serum lipids in postmenopausal women: A systematic review and meta-analysis (2020), National Library of Medicine
- The Overview of Food Technology to Process Soy Protein Isolate and Its Application toward Food Industry (2020), World Nutrition Journal
- Soy protein, bioactive peptides, and isoflavones: A review of their safety and health benefits (2023), PharmaNutritionÂ
Editor : Eka Putra Sedana

