5 Tips Agar Anak Mau Makan Sayur

Memberikan sayuran kepada anak seringkali menjadi tantangan sendiri bagi orang tua dan tak jarang membuat kewalahan. Pasalnya, banyak anak-anak enggan mengonsumsi sayuran dengan berbagai alasan, seperti rasanya yang tak enak, cenderung hambar, hingga aroma yang berbau tajam. Padahal, sayuran merupakan salah satu sumber vitamin, mineral, dan serat yang sangat diperlukan oleh tubuh. Jika dibiarkan, nantinya anak akan terbiasa menghindari mengonsumsi sayuran hingga dewasa. Tentu saja hal ini dapat  menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan anak. Sayuran menjadi sumber zat gizi penting yang diperlukan oleh tumbuh kembang anak, lalu bagaimana jika anak tak suka makan sayur? Yuk, coba tips ini supaya anak doyan makan sayur!

Sajikan dengan Menarik

Tahukah kamu? Visual atau presentasi makanan menjadi salah satu aspek yang memengaruhi seseorang untuk mengonsumsi makanan. Tak hanya bagi orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Oleh karena itu, untuk mendorong anak agar mau mengonsumsi sayuran, cobalah untuk menyajikannya dengan menarik. Kombinasikan sayuran dengan warna yang berbeda agar terlihat lebih cantik, misalnya brokoli, wortel, dan jagung. Kreasikan sayuran menjadi bentuk yang menarik bagi anak, misalnya potong wortel menyerupai bunga, bintang, atau karakter lainnya, bentuk brokoli menyerupai pohon, dan sebagainya. Cara ini bisa dicoba agar tampilan makanan lebih unik dan menarik, sehingga anak mau mengonsumsi makanan yang tersedia.

Libatkan Anak dalam Proses Pengolahan Makanan

Cobalah untuk mengajak anak dalam proses memasak. Ajak anak mulai dari pembelian atau pemilihan bahan makanan hingga pemasakan, sehingga anak merasa terlibat dalam penyiapan makanan yang akan mereka santap. Tanyakan makanan apa yang ingin dimakan anak, lalu ajak anak berbelanja dan memilih bahan makanan yang ia mau, termasuk sayuran. Setelah itu, libatkan anak secara aktif dalam proses persiapan bahan makanan, seperti mencuci dan memotong sayuran, serta proses pengolahan dan penyajian makanan. Hal ini akan melatih kemandirian anak dan membuat mereka merasa bangga melihat makanan yang mereka buat sendiri. Harapannya, anak akan lebih tertarik untuk menyantap makanan yang mereka siapkan, termasuk sayuran yang biasanya enggan dimakan.

Masukkan Sayuran dalam Makanan Favoritnya

Apabila anak terlalu susah untuk makan sayur, cobalah untuk memasukkan sayuran ke dalam makanan favoritnya. Identifikasi makanan yang menjadi favorit si kecil, lalu sisipkan sayuran yang dipotong-potong atau dihaluskan pada makanannya. Misalnya mencampurkan sayuran seperti wortel atau kubis pada telur, nugget, atau nasi goreng. Rasa sayuran akan cenderung berbaur dengan rasa makanan, sehingga lebih dapat diterima oleh anak. Selain itu, sayuran juga lebih tersamarkan sehingga anak tidak terlalu menyisihkannya. Hal ini akan membuat anak mengonsumsi sayuran tanpa menyadarinya dan membiasakan anak terhadap rasa dari sayuran.

Berikan Edukasi pada Anak

Penting untuk menanamkan pengetahuan konsumsi gizi seimbang kepada anak sejak dini. Tanamkan pemahaman pada anak terkait menu gizi seimbang termasuk pentingnya konsumsi sayuran. Jelaskan terkait mengapa kita harus mengonsumsi sayur, seperti sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat yang diperlukan tubuh untuk melancarkan pencernaan, menjaga daya tahan tubuh, dan mencegah berbagai risiko penyakit. Kamu dapat menjelaskan juga apa yang akan terjadi apabila tidak mengonsumsi sayuran, seperti terganggunya pertumbuhan dan perkembangan serta risiko penyakit imun dan pencernaan. Dengan diberikannya edukasi pada anak, diharapkan anak lebih memahami dan meningkatkan kesadaran untuk mengonsumsi sayuran.

Jadilah Role Model yang Baik

Anak cenderung meniru perilaku orang di sekitarnya. Berikanlah contoh yang baik pada anak dengan perilaku konsumsi makanan sehat dan beragam. Jika kamu mau anak mengonsumsi sayuran, maka kamu juga harus memberikan contoh yang baik. Orang tua juga harus sering mengonsumsi sayur di hadapan anak. Makanlah dengan lahap, sehingga anak merasa bahwa sayuran enak dan menyehatkan. Jika orang-orang di sekeliling anak juga makan sayur, maka anak akan cenderung mengikuti kebiasaan orang di sekitarnya.

Nah, itu dia 5 tips yang bisa kamu lakukan agar anak mau mengonsumsi sayur. Tentu saja, dalam prosesnya tidak akan mudah. Namun, setiap langkah kecil dan usaha yang kita lakukan akan sangat berarti untuk membangun kebiasaan konsumsi sehat pada si kecil. Jadi, yuk terus kembangkan kebiasaan makan yang baik bagi anak!

Baca Juga: Ini 5 Ide Menu Masakan untuk Anak yang Susah Makan Sayur

Referensi

  1. Children’s diet – fruit and vegetables – BetterHealth Channel
  2. Increasing fruits and vegetables in your child’s diet – Children’s National Hospital
  3. Nutrition education strategies to promote vegetable consumption in preschool children: the Veggies4myHeart project (2021). Public Health Nutrition
  4. Low Fruit and Vegetable Consumption is Associated with Linear Growth Faltering among Children in Urban Bangladesh (2022). The American journal of tropical medicine and hygiene

Editor: Eka Putra Sedana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banner TikTok