Menilik Daun Cincau Hijau, “Jeli Tradisional” yang Ternyata Efektif Menurunkan Tekanan Darah

Selama ini cincau hijau lebih dikenal sebagai pelengkap minuman tradisional. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa cincau hijau juga menyimpan manfaat efektif menurunkan tekanan darah tinggi.

Tumbuhan dengan nama ilmiah (Cyclea barbata Miers.) ini sering kali dijumpai di kuliner minuman tradisional Indonesia seperti es cendol dan es dawet karena diolah menjadi “jeli” dengan tekstur kenyal, lembut dan elastis. Padahal, di balik teksturnya yang menyerupai jeli, cincau hijau menyimpan segudang zat gizi penting, terutama karena cincau hijau mengandung kalium, serat dan senyawa bioaktif yang tinggi.

Apa yang Membuat Daun Cincau Hijau Efektif Menurunkan Tekanan Darah?

Hasil penelitian menunjukkan daun cincau mengandung karbohidrat, lemak, protein dan senyawa-senyawa lainnya seperti polifenol, flavonoid serta mineral dan vitamin diantaranya kalsium, fosfor dan vitamin A serta vitamin B. Salah satu senyawa bioaktif daun cincau adalah fenol sebesar 217,90 hg/ml berperan sebagai penurun tekanan darah. Flavonoid dalam cincau hijau dapat menghambat aktivitas Angiotensin-Converting Enzyme (ACE). Enzim ini berperan melebarkan pembuluh darah (vasodilatasi) dalam regulasi tekanan darah dapat membantu menurunkan tekanan darah secara alami. 

Benarkah Terbukti Secara Ilmiah?

Potensi daun cincau hijau terhadap mekanisme hipertensi ini telah dibuktikan oleh beberapa intervensi ilmiah diantaranya yaitu penelitian oleh Patang N.H., dkk. (2025) dan Sundari (2024), menunjukkan bahwa air perasan daun cincau hijau efektif menurunkan tekanan darah pada hipertensi ringan dan penderita hipertensi sedang jika digunakan secara teratur. Namun, konsumsi daun cincau hijau pada kasus hipertensi berat tidak cukup efektif sebagai terapi utama. Hipertensi berat tetap memerlukan penanganan medis intensif dengan kombinasi obat-obatan antihipertensi dan pengawasan ketat. 

Kapan Sebaiknya Daun Cincau Hijau Dikonsumsi?

Daun cincau hijau atau jeli cincau sebaiknya dikonsumsi secara rutin 1-2 gelas per hari sebagai bagian dari pola makan sehat. Untuk membantu menurunkan tekanan darah, konsumsilah dalam kondisi murni tanpa tambahan gula berlebih atau sirup tinggi kalori yang justru dapat memicu kenaikan darah.

Cara Tepat Mengolah Daun Cincau Hijau Agar Gizinya Tidak Hilang

Mengetahui fakta bahwa daun cincau hijau kaya akan gizi tentu barulah sebuah awal. Untuk mendapatkan manfaat optimal dari daun cincau hijau sebagai pendukung kontrol tekanan darah kita perlu menjaga nutrisi, serat dan antioksidan agar tidak hilang. Proses pembuatan yang higienis dan cepat juga sangat memengaruhi kualitas gel cincau dihasilkan.

Berikut adalah tahapan mengolah cincau hijau yang tepat agar gizinya tetap maksimal:

  1. Seleksi dan cuci daun, pilih daun cincau hijau (perdu atau rambat) yang tua, segar, dan berwarna hijau pekat. Cuci bersih di bawah air mengalir untuk menghilangkan debu dan kotoran.
  2. Hindari air mendidih, jangan merebus daun cincau dengan air mendidih. Untuk melayukan daun, cukup siram dengan air hangat (sekitar 40-50°C) selama 1-2 menit, lalu tiriskan. Suhu yang terlalu panas dapat merusak kandungan klorofil dan enzim di dalamnya.
  3. Gunakan air matang, saat memeras daun yang sudah dilayukan gunakanlah air matang bersuhu ruang atau air es (bukan air mentah) dengan perbandingan yang pas (biasanya sekitar 400-500 ml air untuk 50 gram daun).
  4. Proses penghancuran yang tepat, remas atau blender daun cincau secara perlahan hingga sari dan lendirnya keluar. Jangan terlalu lama meremas agar hasil cincau tidak menggumpal dan mengental sebelum disaring.
  5. Saring dan diamkan, saring air perasan menggunakan saringan rapat agar ampas tidak ikut tercampur. Diamkan di suhu ruang selama 3-4 jam atau simpan di kulkas hingga mengeras menjadi jeli.
  6. Simpan dengan benar, potong cincau secukupnya dan simpan di wadah kedap udara dalam chiller. Cincau sebaiknya dikonsumsi dalam 2-3 hari agar kandungan gizinya tetap segar dan tidak mudah berair. 

Sebagai alternatif pendamping cincau agar tidak bosan untuk dikonsumsi dapat dipadukan dengan sari kedelai, susu almond rendah gula, santan rendah lemak atau sari buah segar. Jadi jangan ragu lagi untuk konsumsi cincau hijau secara rutin ya!

Referensi

  1. Pengaruh Perebusan Cincau Hijau Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Di Puskesmas II Denpasar Barat (2025), Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
  2. Selain Menyegarkan, Ternyata Ini 10 Manfaat Cincau Hijau untuk Kesehatan – sayurbox
  3. Mengenal Manfaat Daun Cincau dan Cara Mengolahnya | detikbali
  4. Pemanfaatan Daun Cincau Hijau (Cyclea Barbata Miers) sebagai Upaya untuk Melindungi Mukosa Lambung | Media Mahasiswa Indonesia
  5. Effectiveness Of Giving Green Grass Jelly (Premna oblongifolia Merr) And Pandan Leaf Decoction On Changes In Blood Pressure In Hypertension Sufferers (2024), Jurnal Keperawatan Florence Nightingale (JKFN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banner TikTok