Fibermaxxing Lagi Hits, tapi Aman Nggak Sih?

Pernahkah ApleFriends mendengar atau membaca informasi di media sosial terkait “fibermaxxing”? Ternyata ini merupakan pola makan yang sedang tren di sosial media lho! Yuk mengenal lebih jauh dengan tren fibermaxxing dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh!

Mengenal Istilah “Fibermaxxing”

Secara teknis, “fibermaxxing” bukanlah istilah baru dalam dunia medis. Istilah ini sejatinya hanya didasarkan pada rekomendasi jumlah serat yang dikonsumsi dalam sehari. Sederhananya, fibermaxxing merupakan pola makan yang bertujuan untuk memenuhi atau melampaui kebutuhan asupan serat harian yang berkisar antara 25-38 gram untuk orang dewasa. Biasanya orang-orang melampaui target konsumsi serat dengan mengonsumsi berbagai makanan kaya serat seperti sayur dan buah atau dengan mengonsumsi suplemen. 

Manfaat Fibermaxxing bagi Kesehatan Tubuh

Mengonsumsi serat dalam jumlah yang cukup memiliki efek yang baik khususnya bagi saluran pencernaan. Hal ini juga dikonfirmasi oleh dokter Ali yang merupakan direktur medis MemorialCare Surgical Weight Loss Center yang menyatakan bahwa serat dapat membantu menjaga flora usus agar tetap sehat, mengatur metabolisme tubuh, serta menjaga kadar hormon agar dalam batas normal. Selain bermanfaat bagi saluran pencernaan, konsumsi serat juga dapat memperkecil resiko seseorang mengalami penyakit kardiovaskular. Hal ini dikarenakan, serat mampu mengikat molekul kolesterol dan membantu mengeluarkannya dari peredaran darah. 

Konsumsi serat dalam jumlah banyak bisanya juga dikaitkan dengan manfaatnya dalam menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan, serat larut akan dicerna lebih lambat di saluran pencernaan dibandingkan dengan zat gizi lain. Akibatnya seseorang yang mengonsumsi banyak serat akan merasa kenyang lebih lama sehingga berpotensi membantu mendukung penurunan berat badan. Mekanisme penyerapan yang lambat pada serat juga dapat membantu penderita diabetes dalam mengontrol kadar gula darah mereka. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa memenuhi kebutuhan serat harian mampu mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. 

Bagaimana Tanggapan Ahli Terkait Tren Fibermaxxing?

tanggapan-ahli
Sumber: Freepik

Sebagian besar ahli menyatakan bahwa boleh-boleh saja mencoba mengadopsi tren fibermaxxing dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan ahli gizi dari Orlando Health Center of Health Improvement, menyatakan bahwa fibermaxxing merupakan salah satu tren nutrisi paling aman yang pernah dia lihat. Namun perlu diingat bahwa segala sesuatu yang berlebihan juga dapat mendatangkan efek yang merugikan bagi tubuh. Konsumsi serat dalam jumlah berlebih dapat memicu ketidaktersediaan atau defisiensi beberapa zat gizi seperti vitamin larut lemak dan mineral tubuh. Selain itu, konsumsi serat berlebih juga berpengaruh terhadap kinerja enzim protease dan menyebabkan flatulen. Oleh karena itu, perlu penyesuaian dan konsultasi dengan profesional sebelum menerapkan rencana makan ini.

3 Hal Penting Wajib Kamu Tahu Sebelum Menerapkan Fibermaxxing

Apabila ApleFriends memang ingin menerapkan tren pola makan fibermaxxing dalam kehidupan sehari-hari, terdapat 3 hal penting yang perlu diperhatikan, yakni:

1. Mulailah Secara Bertahap

Penting untuk meningkatkan asupan serat secara bertahap. Artinya, jangan mengonsumsi serat dalam jumlah besar apabila sebelumnya ApleFriends belum banyak mengonsumsi serat. Mulailah dalam jumlah kecil terlebih dahulu dan meningkat secara bertahap hingga melampaui target kebutuhan harian. Metode ini dapat membantu mengetahui apakah tubuh bermasalah dengan konsumsi serat dalam jumlah yang tinggi atau tidak. Apabila dalam penerapannya ApleFriends mengalami begah atau kembung maka perlu dilakukan konsultasi dengan dokter untuk mengidentifikasi lebih lanjut penyebab dari kondisi tersebut.

2. Perhatikan Konsumsi Zat Gizi Lain

Perlu diingat bahwa tubuh tetap memerlukan asupan zat gizi lain seperti karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral setiap harinya. Jangan sampai karena konsumsi serat berlebih menyebabkan ApleFriends tidak dapat mengonsumsi zat gizi lain karena sudah merasa kenyang. Hal ini justru akan sangat membahayakan karena dapat menyebabkan defisiensi zat gizi tertentu dan berpengaruh bagi kesehatan tubuh apabila terjadi dalam jangka waktu yang lama.

3. Konsumsi Serat dari Sumber Alami

Mengonsumsi serat memang dapat mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dengan catatan serat yang dikonsumsi dari sumber alami atau real food. Jangan sampai karena ingin mengejar kuantitas konsumsi serat agar melampaui target, ApleFriends justru memenuhinya dengan konsumsi suplemen-suplemen tinggi serat. Hal ini dapat berbahaya karena dalam proses pembuatannya tentu suplemen-suplemen tersebut ditambahkan dengan bahan tambahan pangan (BTP) , apabila hal ini dikonsumsi secara terus-menerus dan dalam jangka waktu yang lama maka justru akan membahayakan kesehatan tubuh. 

Baca Juga: Psikologis Mindful Eating: Mengatur Pola Makan dan Berat Badan

Referensi

Editor: Eka Putra Sedana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *