Simak Manfaat Nasi Multigrain untuk Kesehatanmu!

Nasi putih merupakan salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia. Namun, penelitian menunjukkan bahwa (bahas risiko mengonsumsi nasi putih terhadap DM). Berbagai bahan makanan mulai diperkenalkan untuk menghilangkan ketergantungan nasi putih sebagai bahan makanan pokok.

“Tidak kenyang kalau tidak makan nasi” masih menjadi alasan utama masyarakat memilih mengonsumsi nasi putih walau sudah memiliki risiko penyakit degeneratif. Nasi multigrain menjadi solusi pilihan untuk menikmati nasi dan mengurangi risiko berbagai penyakit degeneratif. ApleFriends, yuk simak informasi mengenai nasi multigrain!

Tren Nasi Multigrain di Masyarakat

Konsumsi nasi putih sering dikaitkan dengan risiko penyakit degeneratif, misalnya diabetes melitus. Peneliti dari Universitas Lampung menjelaskan bahwa tingkat konsumsi nasi putih di Asia cukup tinggi, sekitar 3-4 porsi per hari. Nasi putih memiliki nilai indeks glikemik tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah.

Mindset “belum makan kalau belum makan nasi” masih melekat di budaya orang Indonesia. Penelitian Universitas Brawijaya menunjukkan bahwa nasi putih sebagai sumber karbohidrat masih lebih disukai karena memiliki penampilan dan cita rasa yang lebih familiar. ApleFriends, variasi sumber karbohidrat perlu untuk mengontrol kadar gula darah, loh.

Nasi multigrain menjawab kekhawatiran masyarakat yang sedang mengontrol kadar gula darah namun susah menggantikan nasi. Artikel Jurnal Pariwisata dan Perhotelan juga menunjukkan pengaruh budaya populer Korea juga berperan dalam pengenalan nasi multigrain untuk hidup sehat.

Keunggulan Nasi Multigrain

Artikel di Journal of Food Engineering menjelaskan bahwa multigrain adalah kombinasi bahan pangan yang terdiri lebih dari satu jenis beras, biji-bijian, gandum, dan kacang-kacangan. Biasanya nasi multigrain campuran dari beras putih dengan beras merah, beras hitam, jagung, kacang merah, atau serealia lainnya. Tidak ada aturan pasti mengenai pilihan kombinasi bahan makanan.

Penelitian dari Politeknik Negeri Jember menjelaskan bahwa menggabungkan berbagai jenis bahan makanan dapat meningkatkan nilai gizi makanan. Variasi bahan makanan di nasi multigrain meningkatkan nilai protein dan serat tanpa mengurangi volume makanan. Jadi, perasaan kenyang yang didapatkan sama saja dengan mengonsumsi nasi putih saja.

Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi sorgum, beras merah, kacang kedelai, dan edamame sebagai nasi multigrain meningkatkan ketersediaan protein dan serat pangan dibandingkan nasi putih. Rasa makanan yang enak juga menambah keunggulan dari nasi multigrain.

Kenali Multigrain ala Indonesia

Ternyata, masyarakat Indonesia sudah memiliki makanan pokok dengan komposisi multigrain, namun tingkat kesukaannya masih kurang karena rasanya tidak familiar. Yuk kenali multigrain yang sudah ada di tanah kita!

1. Nasi Jagung

Nasi jagung, atau populer dengan nama nasi empog (Jawa Timur) atau balabinde (Gorontalo), adalah hidangan makanan pokok yang sudah ada sejak dahulu. Makanan ini terdiri dari campuran beras putih dan jagung pipil. Penelitian dari Universitas Brawijaya menunjukkan bahwa kandungan serat pada nasi jagung lebih tinggi daripada nasi putih biasa. Masyarakat Gorontalo juga menjadikan balabinde sebagai makanan pokok untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

2. Nasi Kacang Merah

Nasi kacang merah merupakan hidangan khas Nusa Tenggara Timur. Hidangannya terdiri dari campuran beras merah dengan kacang merah yang merupakan komoditas dari Nusa Tenggara Timur. Artikel di Jurnal Jitipari menjelaskan bahwa penambahan kacang merah dengan proporsi 10-50% mampu meningkatkan ketersediaan protein.

3. Nasi Kacang Hitam

Nasi kacang hitam juga merupakan salah satu hidangan khas Nusa Tenggara Timur. Campuran beras merah dengan kacang hitam membuat makanan lebih kaya gizi. Hidangan ini dapat dijadikan solusi untuk menambah asupan protein untuk mencegah stunting, menurut Kepala Seksi Kesehatan dan Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Ende.

Setelah membaca manfaat nasi multigrain, jadikan nasi multigrain sebagai pilihan makanmu hari ini!

Baca Juga: Nasi Lengko Warisan Kuliner Sehat yang Sering Diremehkan

Referensi

  1. Hubungan Antara Asupan Makanan Terhadap Diabetes Melitus Tipe 2: Sebuah Studi Pustaka (2023), Medula
  2. Studi Preferensi Konsumen terhadap Nasi Putih dan Nasi Jagung Putih pada Pekerja Wanita di Kantor Pemerintah Kota Malang (2019), Indonesian Journal of Human Nutrition
  3. Healthy Food Korean Menu (2025), Jurnal Pariwisata dan Perhotelan
  4. Multigrain Rice Instan Sebagai Pangan Fungsional dengan Tinggi Protein dan Serat Pangan (2024), Journal of Food Engineering
  5. Pengaruh Konsentrasi Natrium Sitrat dan Variasi Prapermasakan terhadap Karakteristik Multigrain Nasi Instan (2023), Journal of Food Engineering
  6. Perbandingan Kadar Gula Setelah Pemberian Nasi Jagung dan Nasi Putih pada Mahasiswa Universitas Bina Mandiri Gorontalo (2023), Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community
  7. Local Legumes from Dry Land of East Nusa Tenggara: Diversity, Nutritional Composition, and Their Use in Society: A Literature Study (2023), Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan
  8. Ende, Surga Kuliner Sehat untuk Berpuasa dan Solusi Cegah Stunting – Antara News

Editor: Eka Putra Sedana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *