Jangan Sampai Keliru! Ini 4 Tahapan Tekstur MPASI untuk Si Kecil

Halo Bunda, apakah si kecil sudah memasuki tahap untuk konsumsi Makanan Pendamping ASI? MPASI diberikan dengan tingkatan tekstur yang berbeda menyesuaikan usia anak. Namun, umumnya di masyarakat masih kerap ditemukan pemberian MPASI yang tidak sesuai dengan usia anak. Hal ini dapat membuat anak kurang nyaman dalam belajar mengonsumsi makanan selain ASI. Selain itu juga masih ada yang memberikan MPASI sejak di bawah usia 6 bulan tanpa ada indikasi medis khusus yang menganjurkannya. Jadi bagaimana MPASI yang tepat diberikan pada Si Kecil? Panduan pemberian makan bagi bayi dan anak menurut Kementerian Kesehatan RI dapat kamu simak pada artikel berikut!

Mengenal MPASI dengan Tepat

Pemberian makanan pendamping adalah proses pemberian makanan dan cairan selain ASI (Air Susu Ibu) yang diberikan kepada bayi mulai usia 6 bulan. Hal ini dilakukan ketika ASI saja tidak lagi mencukupi kebutuhan gizi bayi. Makanan Pendamping ASI (MPASI) adalah makanan yang diolah dari bahan lokal yang tersedia di rumah yang tepat digunakan sebagai makanan untuk bayi mulai usia 6 bulan. 

MPASI dapat dibuat dari menu makanan keluarga. Perlu diperhatikan bahwa ASI harus tetap diberikan kepada bayi karena sifat makanan hanya sebagai pelengkap kebutuhan gizi bukan pengganti ASI. MPASI dapat dimulai ketika anak mampu duduk dengan leher tegak dan mengangkat kepala tanpa bantuan. Anak menunjukkan ketertarikan terhadap makanan dan anak menjadi lebih lapar atau menunjukkan tanda lapar.

MPASI Sesuai Rekomendasi

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pemberian MPASI adalah:

1. Usia dengan kategori 6-8 bulan, 9-11 bulan, dan 12-23 bulan.

2. Frekuensi, yaitu berapa kalo makan diberikan dalam sehari.

3. Jumlah, yaitu berapa banyak makanan yang diberikan setiap kali makan.

4. Tekstur, yaitu bentuk makanan sesuai kategori usia.

5. Variasi, yaitu berbagai jenis bahan makanan berupa makanan pokok, protein 6. hewani, protein nabati, buah dan sayur.

6. Responsif, yaitu proses memberikan makan dengan memperhatikan tanda-tanda yang disampaikan anak atau diberikan secara konsisten sesuai dengan sinyal lapar maupun kenyang dari anak.

7. Kebersihan bahan makanan, alat pengolahan, cara penyiapan, alat saji dan dan cara memberikan makan pada anak.

Tahap MPASI Berdasarkan Kategori Usia

  • Usia 0-6 bulan: ASI eksklusif (hanya diberikan ASI, kecuali jika ada indikasi medis khusus yang mengharuskan anak mengonsumsi selain ASI).
  • Usia 7-8 bulan: ASI tetap diberikan, tetapi didampingi dengan pemberian makanan bertekstur lumat atau kental yang dibuat dengan disaring. Diberikan 2-3 sdm bertahap hingga 125 ml (1 gelas delima). Frekuensinya 2-3 kali makan utama dan 1-2 kali makan selingan. Hindari penggunaan bahan makanan dengan aroma atau rasa yang menyengat.
  • Usia 9-11 bulan: ASI tetap diberikan, tetapi didampingi dengan pemberian makanan bertekstur cincang atau potongan kecil. Bahan makanan yang digunakan dapat sama dengan orang dewasa atau sesuai yang disukai anak.Diberikan sebanyak 125 ml bertahap hingga 200 ml sesuai kemampuan anak. Frekuensi 3-4 kali makan utama dan 1-2 kali makan selingan.
  • Usia 12-23 bulan: ASI tetap diberikan sampai usia 2 tahun, tetapi didampingi pemberian makanan dengan tekstur diiris-iris. Bahan makanan yang digunakan sama dengan orang dewasa (makanan keluarga). Diberikan 200 ml hingga 250 ml atau dapat lebih dari volume tersebut jika anak mampu menghabiskannya. Frekuensi 3-4 kali makan utama dan 1-2 kali makan selingan.

Perhatikan respon anak ketika makan untuk mengetahui bahan makanan, tekstur dan olahan menu yang disukai. Hati-hati saat memberikan minum agar anak tidak tersedak. Selain itu, konsumsi cairan atau minuman yang dianjurkan adalah air putih bukan minuman berperisa atau kemasan.

Kandungan Gizi Yang Dianjurkan

  • Usia 0-6 bulan tercukupi dari ASI eksklusif
  • Usia 7-8 bulan 200 Kkal
  • Usia 9-11 bulan 300 Kkal. 
  • Usia ≥ 12 bulan 550 Kkal

MPASI yang kaya protein hewani dapat mencegah stunting pada anak. Oleh karena itu pemberian MPASI perlu memperhatikan konsep Isi Piringku sesuai Pedoman Gizi Seimbang.

Referensi

  1. Buku Saku Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) untuk Kader (2021). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  2. Yuk, Cermati MPASI Anak – Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan
  3. Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) (2018). Ikatan Dokter Anak Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banner TikTok