Banyak yang Penasaran! Ini Fakta Gizi Telur Burung Dara 

Selama ini, banyak orang mengira pilihan telur yang bisa dikonsumsi hanya sebatas telur ayam, telur puyuh, dan telur bebek. Faktanya, ada juga telur burung dara yang mulai menarik perhatian karena dianggap memiliki kandungan gizi yang lebih unggul dan menawarkan manfaat kesehatan tertentu. Tak sedikit pula yang penasaran karena telur ini tergolong lebih sulit ditemukan dan harganya relatif lebih mahal. 

Namun, benarkah telur burung dara memang lebih bergizi atau justru anggapan tersebut hanyalah mitos yang beredar di masyarakat? Sebelum ikut mencoba, yuk kenali lebih jauh fakta seputar telur burung dara, mulai dari kandungan gizinya hingga manfaatnya bagi kesehatan berikut ini! 

Kenalan dengan Telur Burung Dara

Sebelum membahas kandungan gizinya, yuk kenalan dulu dengan telur burung dara. Burung dara termasuk dalam famili Columbidae, yaitu kelompok burung yang sama dengan merpati. Telur burung dara berukuran kecil dengan cangkang berwarna putih dan permukaan yang halus. Berbeda dengan ayam yang mampu menghasilkan banyak telur, burung dara biasanya hanya bertelur sekitar dua butir dalam satu kali masa bertelur. Produksi telur yang terbatas inilah yang membuat telur burung dara lebih sulit ditemukan di pasaran dan harganya cenderung lebih mahal. Meski belum sepopuler telur ayam atau telur puyuh, telur burung dara mulai menarik perhatian karena dianggap memiliki cita rasa yang khas dan kandungan gizi yang tidak kalah baik. 

Kandungan Gizi Telur Burung Dara

Telur burung dara merupakan sumber zat gizi yang baik bagi tubuh. Telur ini mengandung protein berkualitas tinggi, lemak sehat, vitamin, serta berbagai mineral yang dibutuhkan untuk mendukung fungsi tubuh sehari-hari. Salah satu keunggulan telur burung dara adalah kandungan proteinnya. Penelitian menunjukkan bahwa telur burung dara mengandung lebih dari 9% protein dan delapan jenis asam amino esensial. Protein dan asam amino ini berperan penting dalam membangun serta memperbaiki jaringan tubuh, menjaga massa otot, dan mendukung pembentukan enzim maupun hormon. Telur ini juga kaya akan vitamin dan mineral, seperti vitamin B kompleks (terutama vitamin B12), selenium, fosfor, dan zat besi. 

Menariknya, kualitas protein telur burung dara juga dinilai sangat baik. Hal ini terlihat dari perbandingan asam amino esensial terhadap total asam amino yang mencapai lebih dari 45%. Angka tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan telur ayam dan telah memenuhi standar protein ideal yang direkomendasikan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Meskipun demikian, penelitian tentang telur burung dara masih tergolong terbatas dibandingkan telur lainnya.  

Apakah Telur Burung Dara Lebih Bergizi?

Banyak orang beranggapan bahwa telur burung dara memiliki kandungan gizi yang jauh lebih tinggi dibandingkan telur ayam atau telur puyuh. Faktanya, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa telur burung dara secara signifikan lebih unggul.

Pada dasarnya, semua telur unggas memiliki komposisi gizi yang hampir serupa. Perbedaannya biasanya terletak pada ukuran telur, jumlah zat gizi per butir, jenis pakan yang dikonsumsi unggas, serta cara pemeliharaannya. Hal tersebut berarti telur burung dara tetap dapat menjadi sumber protein dan zat gizi yang baik, tetapi bukan berarti memiliki manfaat kesehatan yang jauh melampaui telur ayam atau telur puyuh.

Apa saja Manfaat Telur Burung Dara?

1. Membantu memenuhi kebutuhan protein

Telur burung dara merupakan sumber protein berkualitas tinggi yang mengandung asam amino esensial. Protein dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan, menjaga massa otot, serta mendukung pembentukan enzim dan hormon.  

2. Mendukung metabolisme tubuh

Beberapa penelitian menemukan bahwa telur burung dara mengandung metabolit fungsional, seperti NAD+, yang berperan dalam membantu sel tubuh menghasilkan energi. Senyawa ini juga terlibat dalam berbagai proses penting, seperti menjaga fungsi sel dan metabolisme tubuh. 

3. Mendukung kesehatan otak dan sistem saraf 

Kandungan vitamin B kompleks, kolin, serta beberapa senyawa bioaktif pada telur burung dara berperan dalam menjaga fungsi otak dan sistem saraf. Beberapa penelitian juga menunjukkan adanya potensi efek neuroprotektif, yaitu membantu melindungi sel-sel saraf dari kerusakan 

4. Mendukung kesehatan otot 

Kandungan kreatin pada telur burung dara berperan dalam menyediakan energi bagi otot saat beraktivitas. Kreatin juga telah banyak diteliti karena dapat membantu menjaga kekuatan dan fungsi otot.

5. Berpotensi membantu menjaga kesehatan jantung dan metabolisme 

Penelitian menunjukkan bahwa beberapa senyawa alami dalam telur burung dara diduga berperan dalam membantu mengatur metabolisme gula dan lemak serta menjaga keseimbangan kolesterol. Namun, manfaat ini masih perlu dibuktikan melalui penelitian pada manusia.  

Apakah Aman Dikonsumsi Setiap Hari?

Telur burung dara pada dasarnya aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang. Namun, seperti jenis telur lainnya, konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan energi dan kondisi kesehatan masing-masing. Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi atau penyakit jantung, bukan berarti harus menghindari telur sepenuhnya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa konsumsi telur dalam jumlah wajar umumnya tidak meningkatkan risiko penyakit jantung pada individu yang sehat. Meski demikian, pola makan secara keseluruhan tetap menjadi faktor yang lebih penting dibandingkan hanya berfokus pada satu jenis makanan.

Referensi 

  1. Comprehensive analysis of Pigeon egg proteins: Composition, function, and health significance (2024), Journal of Food Composition and Analysis
  2. Metabolomics Analysis Reveal Characteristic Funstional Components in Pigeon Eggs (2025), Metabolites
  3. Pigeon and dove | BKIDS

Editor: Hasna Nur Mufidah, S.Tr.Gz

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banner TikTok